Senin, 01 Agustus 2016

GATEWAY

Gateway bisa diartikan sebagai perangkat (baik hardware maupun software) yang menghubungkan dua jaringan komputer yang memiliki protocol / standar berhubungan yang berbeda sehingga data dari suatu jaringan komputer dapat dikirim ke suatu jaringan komputer yang lain serta memiliki protocol yang berbeda. Secara simpelnya Gateway adalah perangkat yang digunakan untuk menghubungkan 2 jaringan atau lebih agar bisa dikirim antar jaringan. Salah satu contoh penggunaan gateway adalah pada email, karena pertukaran email dapat dilakukan pada dua sistem yang berbeda.
Namun, Gateway juga bisa mendefinisikan sebuah Personal Computer yang memiliki 2buah Kartu Jaringan untuk menghubungkan 2 / lebih jaringan. Jadi, Gateway berbeda dengan Router meskipun banyak orang yang menyamakannya namun mereka tetaplah dua perangkat yang berbeda.

Gambaran dari Fungsi Gateway
Dari Gambar diatas bisa kita simpulkan bahwa Gateway memiliki 2buah IP Address dari 2buah Jaringan yang berbeda. Sebuah gateway juga dapat berisi perangkat seperti penerjemah protocol, perangkat pencocokan impedansi, rate conventers, isolator kesalahan, atau penerjemah sinyal yang diperlukan untuk menyediakan interoperabilitas sistem. Hal ini juga memerlukan pembentukan prosedur administrasi yang dapat diterima bersama antara kedua jaringan.
Sekarang kita akan bahas Keuntungan dan Kerugian menggunakan Gateway :
KEUNTUNGAN
Resource Sharing, Penggunaan sumber daya secara bersamaan. Sebagai contoh  Pengguna jaringan A dapat menggunakan Data yang berada di Jaringan B.
Reliabilitas Tinggi, dengan jaringan komputer kita akan mendapatkan reliabilitas yang tinggi dengan memiliki sumber-sumber alternatif persediaan. Misalnya, semua file dapat disimpan atau dicopy ke dua, tiga atu lebih komputer yang terkoneksi kejaringan. Sehingga kita tidak perlu takut kehilangan data apabila mesin rusak.
Menghemat Uang, Komputer berukutan kecil mempunyai rasio harga/kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan komputer yang besar. Komputer besar seperti mainframe memiliki kecapatan kira-kira sepuluh kali lipat kecepatan komputer kecil/pribadi. Akan tetap, harga mainframe seribu kali lebih mahal dari komputer pribadi. Ketidakseimbangan rasio harga/kinerja dan kecepatan inilah membuat para perancang sistem untuk membangun sistem yang terdiri dari komputer-komputer pribadi.
Hardware Sharing, Bagi pakai hardware secara bersama-sama. Contoh dari Penerapannya adalah penggunaan Printer Server, dimana 1buah Printer dapat digunakan secara bersama oleh Client dalam Jaringan.
Keamanan dan Pengaturan Data, komputer dalam sebuah lingkungan bisnis, dengan adanya jaringan tersebut memungkinkan seorang administrator untuk mengorganisasi data-data kantor yang paling penting. Dari pada setiap departemen menjadi terpisah-pisah dan data-datanya tercecer dimana-mana. Data penting tersebut dapat di manage dalam sebuah server back end untuk kemudian di replikasi atau dibackup sesuai kebijakan perusahaan. Begitu pula seorang admin akan dapat mengontrol data-data penting tersebut agar dapat diakses atau di edit oleh orang-orang yang berhak saja.
Ke-stabilan dan Peningkatan Performa Komputasi, Dalam kondisi tertentu sebuah jaringan dapat digunakan untuk meningkatkan performa keseluruhan dari aplikasi bisnis, Dengan cara memberikan tugas komputasi “lebih” kepada suatu Perangkat yg di distribusikan ke Komputer yang lain.
KERUGIAN
Biaya yang tinggi kemudian semakin tinggi lagi. pembangunan jaringan meliputi berbagai aspek: pembelian hardware, software, biaya untuk konsultasi perencanaan jaringan, kemudian biaya untuk jasa pembangunan jaringan itu sendiri. Infestasi yang tinggi ini tentunya untuk perusahaan yang besar dengan kebutuhan akan jaringan yang tinggi. Sedangkan untuk pengguna rumahan biaya ini relatif kecil dan dapat ditekan. Namun tentu semuanya diawali dengan perencanaan yang baik, sehingga nantinya tidak ada biaya tambahan yang selalu keluar dalam rangka pemenuhan kebutuhan dalam jaringan.
Manajemen Perangkat keras Dan Administrasi Sistem : Di suatu organisasi perusahaan yang telah memiliki sistem, administrasi ini dirasakan merupakan hal yang kecil, paling tidak apabila dibandingkan dengan besarnya biaya pekerjaan dan biaya yang dikeluarkan pada tahap implementasi. Akan tetapi hal ini merupakan tahapan yang paling penting. Karena Kesalahan pada point ini dapat mengakibatkan peninjauan ulang bahkan konstruksi ulang jaringan. Manajemen pemeliharaan ini bersifat berkelanjutan dan memerlukan seorang IT profesional, yang telah mengerti benar akan tugasnya atau setidaknya paham kebutuhan jaringan pada kantornya.
Sharing file yang tidak diinginkan : Hal ini sebenarnya terjadi apabila adanya celah dalam Jaringan yang tidak disadari oleh Administrator, luasnya lingkup pembagian tidak memungkinkan terjadi kebocoran data ke pihak luar yang seharusnya tidak melihatnya.
Aplikasi virus dan metode hacking : hal-hal ini selalu menjadi momok yang menakutkan bagi semua orang, mengakibatkan network down atau bahkan berhentinya seluruh kegiatan dalam jaringan. Permasalahan ini bersifat klasik karena system yang direncanakan secara tidak baik

 http://tellnetwork.blogspot.co.id/2015/05/apa-itu-gateway-fungsi-beserta.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar