Gateway
bisa diartikan sebagai perangkat (baik
hardware maupun software) yang menghubungkan dua jaringan komputer yang
memiliki protocol / standar berhubungan
yang berbeda sehingga data dari suatu jaringan komputer dapat dikirim ke suatu
jaringan komputer yang lain serta memiliki protocol
yang berbeda. Secara simpelnya Gateway adalah perangkat yang digunakan untuk
menghubungkan 2 jaringan atau lebih agar bisa dikirim antar jaringan. Salah
satu contoh penggunaan gateway adalah pada email, karena pertukaran email dapat
dilakukan pada dua sistem yang berbeda.
Namun,
Gateway juga bisa mendefinisikan sebuah Personal Computer yang memiliki 2buah
Kartu Jaringan untuk menghubungkan 2 / lebih jaringan. Jadi, Gateway berbeda
dengan Router meskipun banyak orang yang menyamakannya namun mereka tetaplah
dua perangkat yang berbeda.
Gambaran dari Fungsi Gateway
Dari
Gambar diatas bisa kita simpulkan bahwa Gateway memiliki 2buah IP Address dari
2buah Jaringan yang berbeda. Sebuah gateway juga dapat berisi perangkat seperti
penerjemah protocol, perangkat pencocokan impedansi, rate conventers, isolator
kesalahan, atau penerjemah sinyal yang diperlukan untuk menyediakan interoperabilitas
sistem. Hal ini juga memerlukan pembentukan prosedur administrasi yang dapat
diterima bersama antara kedua jaringan.
Sekarang
kita akan bahas Keuntungan dan Kerugian menggunakan Gateway :
KEUNTUNGAN
Resource Sharing,
Penggunaan sumber daya secara bersamaan. Sebagai contoh Pengguna jaringan A dapat menggunakan Data
yang berada di Jaringan B.
Reliabilitas Tinggi,
dengan jaringan komputer kita akan mendapatkan reliabilitas yang tinggi dengan
memiliki sumber-sumber alternatif persediaan. Misalnya, semua file dapat
disimpan atau dicopy ke dua, tiga atu lebih komputer yang terkoneksi
kejaringan. Sehingga kita tidak perlu takut kehilangan data apabila mesin
rusak.
Menghemat Uang,
Komputer berukutan kecil mempunyai rasio harga/kinerja yang lebih baik
dibandingkan dengan komputer yang besar. Komputer besar seperti mainframe
memiliki kecapatan kira-kira sepuluh kali lipat kecepatan komputer
kecil/pribadi. Akan tetap, harga mainframe seribu kali lebih mahal dari
komputer pribadi. Ketidakseimbangan rasio harga/kinerja dan kecepatan inilah
membuat para perancang sistem untuk membangun sistem yang terdiri dari
komputer-komputer pribadi.
Hardware Sharing,
Bagi pakai hardware secara bersama-sama. Contoh dari Penerapannya adalah penggunaan
Printer Server, dimana 1buah Printer dapat digunakan secara bersama oleh Client
dalam Jaringan.
Keamanan dan Pengaturan Data,
komputer dalam sebuah lingkungan bisnis, dengan adanya jaringan tersebut
memungkinkan seorang administrator untuk mengorganisasi data-data kantor yang
paling penting. Dari pada setiap departemen menjadi terpisah-pisah dan
data-datanya tercecer dimana-mana. Data penting tersebut dapat di manage dalam
sebuah server back end untuk kemudian di replikasi atau dibackup sesuai
kebijakan perusahaan. Begitu pula seorang admin akan dapat mengontrol data-data
penting tersebut agar dapat diakses atau di edit oleh orang-orang yang berhak
saja.
Ke-stabilan dan Peningkatan
Performa Komputasi, Dalam kondisi tertentu sebuah
jaringan dapat digunakan untuk meningkatkan performa keseluruhan dari aplikasi
bisnis, Dengan cara memberikan tugas komputasi “lebih” kepada suatu Perangkat
yg di distribusikan ke Komputer yang lain.
KERUGIAN
Biaya yang tinggi kemudian
semakin tinggi lagi. pembangunan jaringan meliputi
berbagai aspek: pembelian hardware, software, biaya untuk konsultasi
perencanaan jaringan, kemudian biaya untuk jasa pembangunan jaringan itu
sendiri. Infestasi yang tinggi ini tentunya untuk perusahaan yang besar dengan
kebutuhan akan jaringan yang tinggi. Sedangkan untuk pengguna rumahan biaya ini
relatif kecil dan dapat ditekan. Namun tentu semuanya diawali dengan
perencanaan yang baik, sehingga nantinya tidak ada biaya tambahan yang selalu
keluar dalam rangka pemenuhan kebutuhan dalam jaringan.
Manajemen Perangkat keras Dan
Administrasi Sistem : Di suatu organisasi perusahaan
yang telah memiliki sistem, administrasi ini dirasakan merupakan hal yang
kecil, paling tidak apabila dibandingkan dengan besarnya biaya pekerjaan dan
biaya yang dikeluarkan pada tahap implementasi. Akan tetapi hal ini merupakan
tahapan yang paling penting. Karena Kesalahan pada point ini dapat
mengakibatkan peninjauan ulang bahkan konstruksi ulang jaringan. Manajemen
pemeliharaan ini bersifat berkelanjutan dan memerlukan seorang IT profesional,
yang telah mengerti benar akan tugasnya atau setidaknya paham kebutuhan
jaringan pada kantornya.
Sharing file yang tidak
diinginkan : Hal ini sebenarnya terjadi apabila
adanya celah dalam Jaringan yang tidak disadari oleh Administrator, luasnya
lingkup pembagian tidak memungkinkan terjadi kebocoran data ke pihak luar yang
seharusnya tidak melihatnya.
http://tellnetwork.blogspot.co.id/2015/05/apa-itu-gateway-fungsi-beserta.html

Tidak ada komentar:
Posting Komentar