Sabtu, 26 September 2015

cara Kunang-kunang membuat sinar?

Langkah Pertama: Sel-sel di bagian ekor kunang-kunang menghasilkan enzim luciferase

Pada setiap nukleus dari setiap sel, sebuah enzim yang disebut DNA Polymerase mengkode gen Luc dengan sel-sel genom. Gen Luc merupakan sekuen dari asam amino yang menghasilkan enzim luciferase. Kemudian, RNA Polymerase mengkopi gen luc dalam bentuk mRNA yang sangat mirip dengan DNA.

Proses ini disebut transkripsi. Setelah proses transkripsi selesai, mRNA menuju sitoplasma. Di dalam sitoplasma, mRNA luc diatur oleh sel penghasil protein yang disebut ribosom. Ribosom menterjemahkan informasi dalam mRNA luc untuk memproduksi sebuah rantai asam-asam amino yang membangun enzim luciferase. Proses ini disebut translasi. Agar enzim luciferase dapat berfungsi, rantai asam-asam amino tersebut harus menekuk dan terlipat dalam tiga bentuk dimensional yang spesifik.

Langkah Kedua: Enzim Luciferase mengatur reaksi-reaksi kimia untuk menghasilkan sinar

Untuk menghasilkan sebuah sinar tampak, sel-sel di dalam ekor kunang-kunang harus memproduksi ribuan enzim luciferase. Di dalam setiap sel, enzim-enzime tersebut mencari pasangannya dan berikatan membentuk senyawa kimia yang disebut luciferin. Enzim luciferase mempercepat reaksi kimia dengan menggabungkan molekul oksigen dengan luciferin sehingga membentuk oxyluciferin.

Di dalam reaksi, luceferin teroksidasi, yaitu ia kehilangan sebuah elektron dan molekul-molekulnya berpindah ke tempat energi yang lebih tinggi. Ketika molekul-molekul yang penuh energi ini kembali ketingkat energi yang lebih rendah, yaitu dalam keadaan yang lebih stabil molekul-molekul melepas energi dan menghasilkan sinar yang kemudian digunakan bagi kunang-kunang untuk memberikan signal kepada pasangannya dan merupakan peringatan bagi predator.

Mengapa Kunang-kunang Menghasilkan Sinar?
Satu diantara alasannya adalah untuk menarik pasangan. Jantan dan betina dari jenis yang sama akan memancarkan signal kelap-kelip sebagai cara berkomunikasi. Masing-Masing jenis kunang-kunang mempunyai pola khusus dalam bersinar.

Sebagai contoh, kunang-kunang jantan dari satu jenis akan terbang bebas di langit malam dan dengan tiba-tiba mulai berkerlip serta memutar keatas untuk membuat pola sinar (J-shapped) yang berbeda. Kunang-Kunang betina menggantung pada suatu cabang pohon atau di rumput ketika si jantan sedang beraksi menunjukkan sinar terbaik mereka. Ketika si betina mengenali dan menyukai sinar dari si jantan maka si betina akan menjawab dengan sinar terbaik pula.

Alasan lain adalah untuk menghindar dari predator. Tubuh kunang-kunang dipenuhi dengan bahan kimia yang terasa tidak enak bila dicicipi disebut lucibufagens dan setelah predator mencicipinya, dengan cepat mereka belajar untuk mengasosiasikan bahwa kunang-kunang adalah mangsa dengan cita rasa yang buruk. Jadi sinar kunang-kunang tidak hanya membantu menarik pasangan, tetapi juga memperingatkan predator untuk menjauh.

Memiliki lucibufagens juga sangat penting untuk kelangsungan hidup suatu spesies kunang-kunang yang tidak dapat membuat senyawa kimia ini dan memperolehnya melalui memakan spesies lain yang dapat membuatnya. Mereka melakukan ini dengan meniru pola kilatan spesies lain dan memikat mereka. Kunang-kunang jantan yang tidak curiga berpikir bahwa ia akan menemukan pasangan, melainkan menjadi makanan lezat bagi kunang-kunang licik

Cerita Tentang Sahabat

                                                 SAHABAT SAHABATKU........
      
        Bahagiaku bersama mereka.........
         Tertawaku karena mereka..............
        Dan dunia mereka adalah duniaku..........

    Mereka mengajarkanku kesederhanaan disaat yang lain menyombongkan kekayaan.........

    Mereka rela berbagi dengan ikhlas meski hanya hal kecil yang mereka bisa berikan                   kepadaku                 
   Mereka rela mengorbankan waktunya yang sedikit hanya untuk meluangkan waktu untuk          memberi pengertian dari hal yang tak ku mengerti...........
   
  Mereka ada disaat yang lain meninggalkanku............
  Mereka juga selalu menghadirkanku dalam setiap kebersamaannya.........
  Mereka orang paling hebat karena selalu sabar dengan segala kelakuanku yang kadang membuat mereka jengkel...........

    Aku selalu bangga menjadi salah satu orang yang beruntung bisa bersama dengan mereka sampai saat ini,
    Mereka yang menerima kekuranganku dan kemudian melengkapinya dengan sebuah kelebihan,
   Itulah kalian yang Tuhan ciptakan untuk menjadi diary ku yang tak pernah habis meski telah ditulis dengan seribu cerita................

Kamis, 17 September 2015

partisi berbasis GUI


  PENGERTISN PSRTISI BERBASIS GUI
 
 
Pengertian : Partisi adalah pembagian secara logis, namun secara fisik tidak terbagi. Dengan partisi hard disk, kita bisa menginstal lebih dari dua sistem operasi dalam sebuah komputer.

Tujuan : Partisi dilakukan untuk dapat memudahkan saat melakukan perbaikan. Misalkan ada salah satu partisi yang rusak, maka kita hanya perlu memperbaiki partisi tersebut, karena partisi yang lain tidak terpengaruhi.

Partisi merupakan hal yang esensial dalam Linux. Minimal, Linux hanya memerlukan dua partisi yaitu /swap untuk menyimpan memori virtual dan /root. Namun, ada yang menambahkan satu partisi lagi yang dianggap esensial juga yaitu /home untuk menyimpan semua berkas yang kita buat

Oke..oke...masih pada bingung ya, kok uda masuk  /root, swap dll. Kenapa kok gag ada C:\ , D:\ ,dst. Oke kita roll back lagi, yang uda pernah install windows pasti lagi nyariin drive C:\ kok gag ada. Ya emank gag ada. Bukanya gag ada tapi sedikit berbeda, Filesytem di dalam Linux sebenarnya ada persamaan dengan Windows, misalnya kedua OS ( Operating System ) ini sama-sama mengenai istilah ‘root directory’. Di dalam Windows tidak terdapat direktori bernama ‘root’, tapi sebenarnya yang dimaksud dengan root direktori dalam Windows adalah ketika user berada dalam prompt C:/. Root direktori ini adalah tempat awal dimana nantinya semua direktori akan bercabang.

Kalo uda pada ngerti Disinilah perbedaan cara organisasi file dari Linux. Kita bisa katakan bahwa /etc, /boot, dll itu adalah ‘partisi’ seperti yang dikenal dalam Windows (walaupun tidak sama persis. Sebab Windows hanya mengenal 1 partisi utama dan partisi extended. Sedangkan di dalam Linux kita bisa membuat direktori atau partisi itu sangat banyak). Jadi /etc, /boot, /home itu bisa dikatakan sebagai partisi. Dalam Linux, file-file dikelompokkan lebih berdasarkan fungsi, jadi misalnya: semua file konfigurasi akan berada dalam direktori /etc. Sedangkan Windows menggolongkan file berdasarkan Program, Misalnya program WinZip, maka boleh dibilang semua file program WinZip akan berada dalam direktori C:/Program Files/Winzip (kecuali bila diinstall dalam direktori lain).

Berikut keterangan partisi di linux berdasarkan fungsinya

/ (/root) : menunjukkan hirarki tertinggi dari sistem ditektori Linux dimana direktori ini membawahi dari direktori /usr, /home, /mnt dan direktori lainya seperti gambar diatas.

/bin : berisi program yang berisi perintah-perintah yang digunakan oleh user biasa seperti perintah ls (menampilkan isi dari suatu direktori, cd (untuk berpindah direktori).

/sbin : berisi program yang berisi perintah-perintah yang digunakan oleh super user seperti ifconfig (menampilkan informasi tentang kartu jaringan / network device yang terpasang pada mesin).

/home : berisi data dari user yang terdaftar dalam komputer / mesin yang bersangkutan.

/usr : berisi paket program, dokumentasi, konfigurasi, aplikasi, library dan source aplikasi linux.

/opt : berisi aplikasi yang dapat diakses oleh semua user (hampir sama dengan /usr/sbin/.

/root : merupakan “home” nya superuser / root / administrator.

/tmp : singkatan dari temporer adalah direktori yang disediakan ketika dibutuhkan ruang sementara dalam melakukan pekerjaan, contoh  ketika melakukan proses burn cd maka image (file iso ) secara default dimasukkan ke direktori ini sebelum di burn ke cd.

/etc : secara umum merupakan direktori tempat file konfigurasi berbagai macam service dan program yang terinstall di dalam sistem.

/mnt : berisi informasi device yang terpasang (mount) di dalam komputer.

/var : Direktori ini berisi data yang bermacam-macam (vary). Perubahan data dalam sistem yang aktif sangatlah cepat. Data-data seperti ini ada dalam waktu yang singkat. Karena sifatnya yang selalu berubah tidak memungkinkan disimpan dalam direktori seperti “/etc”. Oleh karena itu, data-data seperti ini disimpan di direktori var.

/boot : berisi informasi yang berkaitan dengan device dan service yang dijalankan ketika komputer melakukan booting (proses komputer dari keadaan mati/off menjadi hidup/on)

Secara umum pada sistem operasi linux berisi direktori yang disebutkan di atas namun pada beberapa distro ditambahkan beberapa direktori spesifik seperti /srv pada keluarga Suse

Seperti yang sudah disebutkan di atas Ketika melakukan installasi maka dibutuhkan setidaknya 2 partisi agar suatu komputer bisa diinstall OS Linux yaitu partisi root (dilambangkan dengan / – bedakan dengan/root) dan partisi swap. Partisi root ( / ) digunakan untuk menginstall sistem Linux, hampir sama dengan C:Windows untuk sistem operasi Microsoft Windows. Partisi swapdialokasikan sebagai tambahan memori ketika Memory RAM tidak mencukupi ketika sistem me-load suatu program, contoh kasus : load program X membutuhkan memori sebesar 1500 MB sedangkan RAM yang terpasang adalah 1000 MB / 1 GB maka 500 MB memori sisa yang dibutuhkan diambilkan dari partisi swap yang sudah dibuat. Besar partisi swap yang dibutuhkan untuk memori RAM ? 1 GB adalah dua kali Memory RAM yang terpasang pada komputer, kecuali untuk memori RAM diatas 2 GB maka alokasi swap tidak harus 2 kali RAM bisa dipasang 1 GB atau terserah selera dari masing-masing user.

Oke, ohh...ternyata masih ada yang tanya... di Windows data saya bisa ditaruh di partisi terpisah dengan sistem sehingga ketika dibutuhkan install ulang maka data saya tidak terhapus, apakah di linux bisa?

Yup, seperti yang udah di jelasin di atas windows menggunakan letter untuk mengenali partisi (C:\ , D:\ , E:\ , dst), pada linux dikenal dengan SDA1, SDA2 , SDB1 , SDB 2. Maksudya adalah :

S : menunjukkan SATA

D : Singkatan dari Device.

A,B : A menunjukkan bahwa device tersebut adalah device internal yang ada di dalam komputer seperti Harddisk internal, sedangkan B menunjukkan device tersebut adalah device eksternal seperti harddisk eksternal dan flashdisk.

1,2 : menunjukkan nomor urut partisi device.

Jadi misal di kompi saya ada dua hardisk, hardisk pertama ada partisi windows dan 2 partisi extended, hardisk kedua ada dua partisi lagi, lalu pas nginstall linux saya lupa cabut flashdisk, jadi keluaranya

//menunjuk hardisk pertama, kalo ada os yang terinstall biasanya udah kedetek di SDA1 uda ada //windows
SDA1
SDA2
SDA3

//ini hardisk baru beli, baru di partisi di dalam windows, di sini bisa di install linux
SDB1
SDB2

//flashdisk yang lupa saya copot tadi ..wkwkwk
SDC
Oke..ternyata belum menjawab Kembali pada pertanyaan diatas bagaimana caranya agar data saya bisa dipisahkan dengan sistem..?
Jawabannya adalah sangat bisa. Coba perhatikan skenario di bawah ini :

dilakukan installasi OS Linux maka kita bisa menyiapkan tiga buah partisi yaitu SDA1, SDA2, SDA3
SDA1 : digunakan sebagai swap dengan kapasitas 2GB
SDA2 : digunakan sebagai / dengan kapasitas 10GB
SDA3 : digunakan sebagai /home dengan kapasitas 60GB

Kok bisa kek gitu????

SDA2 yang merupakan partisi dari sistem (/) (lokasi installasi OS Linux) yang di dalamnya terdapat berbagai macam direktori /bin, /sbin,/home, dan lain sebagainya. Nah.. SDA3 yang menunjuk ke direktori /home. Direktori /home memang berada di bawah direktori / namun /home tersebut menunjuk(me-link) ke partisi SDA2, jadi /home yang berisi data-data user  sebenarnya berada pada partisi SDA3.

Gampangnya lah... /home pada diagram diatas secara logical berada di dalam direktori /namun sesungguhnya data yang berada dalam /home berada di partisi SDA3.

Pembagian partisi diatas tidak hanya berlaku untuk direktori / dan /home saja namun direktori lain seperti /bin, /var, /usr juga bisa diberikan perlakuan yang sama.

Sabtu, 12 September 2015

Ibuku malaikatku....:)

DIA..............
  Dia mahkluk sempurna yang di ciptakan oleh tuhan...............
  Dia berwujud indah layaknya seorang malaikat......................
  Dia berparas cantik layaknya sang bidadari...........................
Dia adalah seorang IBU..............
     Dia lah sebuah anugerah yang tuhan ciptakan dengan sangat sempurna,dan dengan segala
     keajaibannya
     Apa yang dia katakan akan terjadi,jika ia memang menginginkan itu dalam hatinya........
Dia pernah berkata.........
    "bahagia anaknya adalah kebahagiaan nya,dan kesedihan anaknya juga kesedihannya"
tapi bagaimana mungkin,sang ibu merasakan itu,sementara tak ada satu kata pun yang menggambarkan kebahagiaan atau kesedihan sang anak..itulah keajaiban dari ibu..dia mampu merasakan apa yang di rasakan anaknya dengan atau tanpa anaknya berbicara ...
   Senyum bahagianya adalah saat dimana dia melihat seorang putra atau putrinya tertawa bahagia..dan air mata kesedihannya adalah saat dimana dia melihat seorang putra atau putrinya menangis menitikan air mata.........
Itulah IBU...................
  Dari tangan sucinyalah aku menjadi seperti ini,dia yang mengangkatku,mengasuh,merawat,membesarkan,memberi kebahagiaan dengan sangat  indah,tanpa mengizinkan kesedihan menyelimuti ku.....
IBU...
Sumber kekuatan dari segala kelemahan,..berada di sampingnya selamanya kebahagiaan yang tak terhingga..........


1. Pertama klik New atau Baru pada VM Virtualbox Manager.

2. pada kolom nama isikan nama untuk identitas pada virtual machine anda lalu klik Next


3. untuk ukuran memori sesuaikan dengan kebutuhan anda by default besaran memori 512 MB.


4. klik Next untuk membuat Virtual Hardisk.


5. untuk tipe berkas hardisk pilih VDI (Virtualbox Disk Image) klik Lanjut.


6. pada penyimpanan hardisk fisik pilih dinamik klik lanjut.


7. untuk ukuran Hardisk defaultnya 8 GB silahkan sesuaikan dengan kebutuhan masing masing.


 8. Virtual machine baru sudah tercipta, langkah selanjutnya adalah pengaturan pada virtual machine.


9. pada kolom sistem ubahlah urutan boot pertama dari CD/DVD dan kedua dari Hardisk.


10. pada kolom penyimpanan klik icon CD (kosong/Empty) lalu klik icon CD pada kolom Drive CD/DVD.


11. klik pada pilihan pilih sebuah berkas CD/DVD virtual.


12. Pilih file ISO pada tempat penyimpanan anda lalu klik open.


13. pada kolom jaringan/network disini saya akan menggunakan 2 buah network adapter, pada adapter 1           pilih NAT.


14. dan pada adapter 2 pilih adapter ter-bridge lalu klik OK.


15. klik Start/Mulai.


16. untuk pilihan bahasa pilih English.


17. pilih install Ubuntu Server.


18. Pilih English lalu tekan Enter


19. Select your location pilih other lalu tekan enter.


20. pilih asia Enter


21. pilih indonesia lalu tekan enter


22. pada pilihan Configure the keyboard pilih No lalu tekan enter.


23. pada pilihan keyboard pilih english.


 24. Pilih English.



25. pada Configure the Network pilih eth0



26. Masukan Hostname, hostname adalah nama untuk komputer. disini saya menggunakan ubuntu-server12       lalu tekan TAB lalu enter


27. masukan nama lengkap user yang menggunakan komputer.


28. Lalu isi juga usernamenya. Disini misalnya saya isi kris.


29. Setelah mengisikan nama pengguna,anda diminta untuk memasukkan password.


30. disini anda diminta untuk masukan kembali password anda.


31. pilih yes pada pilihan use weak password.




32. pada configure the clock pilih jakarta.


33. pada partitioning method pilih Guided - use entire disk and setup LVM


34. tekan enter pada pilihan select disk to partition.


35. jawab yes lalu enter.


36. Continue


37. pilih yes lalu tekan enter.



38. pada pilihan proxy biarkan saja kosong


39. untuk pilihan software tekan tombol spasi untuk memilih software disini saya pilih OpenSSH Server.


40. untuk pilihan Install GRUB boot loader pilih yes.


41. Finish the instalation tekan enter.


42. Ubuntu Server siap digunakan.


untuk langkah selanjutnya kita akan mengkonfigurasi Ubuntu Server 12.04.
Artikel selanjutnya

Kamis, 10 September 2015

tutorial virtuaaaaaal box


1. Pertama klik New atau Baru pada VM Virtualbox Manager.
2. pada kolom nama isikan nama untuk identitas pada virtual machine anda lalu klik Next
3. untuk ukuran memori sesuaikan dengan kebutuhan anda by default besaran memori 512 MB
4. klik Next untuk membuat Virtual Hardisk.
5. untuk tipe berkas hardisk pilih VDI (Virtualbox Disk Image) klik Lanjut.
6. pada penyimpanan hardisk fisik pilih dinamik klik lanjut.
7. untuk ukuran Hardisk defaultnya 8 GB silahkan sesuaikan dengan kebutuhan masing masing.
 8. Virtual machine baru sudah tercipta, langkah selanjutnya adalah pengaturan pada virtual machine
9. pada kolom sistem ubahlah urutan boot pertama dari CD/DVD dan kedua dari Hardisk.
10. pada kolom penyimpanan klik icon CD (kosong/Empty) lalu klik icon CD pada kolom Drive CD/DVD.
11. klik pada pilihan pilih sebuah berkas CD/DVD virtual.
12. Pilih file ISO pada tempat penyimpanan anda lalu klik open.
13. pada kolom jaringan/network disini saya akan menggunakan 2 buah network adapter, pada adapter 1   pilih NAT.
14. dan pada adapter 2 pilih adapter ter-bridge lalu klik OK.
15. klik Start/Mulai.
16. untuk pilihan bahasa pilih English.
17. pilih install Ubuntu Server.
18. Pilih English lalu tekan Enter
19. Select your location pilih other lalu tekan enter.
20. pilih asia Enter
21. pilih indonesia lalu tekan enter
22. pada pilihan Configure the keyboard pilih No lalu tekan enter.
23. pada pilihan keyboard pilih english.
 24. Pilih English.
25. pada Configure the Network pilih eth0
26. Masukan Hostname, hostname adalah nama untuk komputer. disini saya menggunakan ubuntu-server12       lalu tekan TAB lalu enter
27. masukan nama lengkap user yang menggunakan komputer
28. Lalu isi juga usernamenya. Disini misalnya saya isi kris.
29. Setelah mengisikan nama pengguna,anda diminta untuk memasukkan password.
30. disini anda diminta untuk masukan kembali password anda.
31. pilih yes pada pilihan use weak password.
32. pada configure the clock pilih jakarta.
33. pada partitioning method pilih Guided - use entire disk and setup LVM
34. tekan enter pada pilihan select disk to partition.
35. jawab yes lalu enter.
36. Continue
37. pilih yes lalu tekan enter.
38. pada pilihan proxy biarkan saja kosong
39. untuk pilihan software tekan tombol spasi untuk memilih software disini saya pilih OpenSSH Server.
40. untuk pilihan Install GRUB boot loader pilih yes.
41. Finish the instalation tekan enter.
42. Ubuntu Server siap digunakan.
untuk langkah selanjutnya kita akan mengkonfigurasi Ubuntu Server 12.04.

SIRIUS

Aku ingin menjadi SIRIUS..........

  Bintang paling indah di antara yang lain...........

Aku ingin menjadi SIRIUS.............

  hanya da satu di antara ribuan banyaknya..........

Aku ingn mrnjadi SIRIUS............

  Bersinar paling  terang di langit...........

Aku ingin menjadi SIRIUS............

  Yang mungkin hidupnya jauh lebih pendek,namun ia satu di antara ribuan dan dengan istinmewa memiliki satu keajaiban yang sempurna..............
 

PUISI AYAH

Ayah..
Beribu kata telah kau ucapkan..
Beribu cinta tlah kau berikan ..
Beribu kasih telah kau curahkan..
Hanya untuk anak mu..

Ayah..
Kau ajarkan ku tentang kebaikan..
Kau tunjukan ku tentang arti cinta..
Kau jelaskan ku tentang makna kehidupan..
Dan kau mendidik ku dengan sungguh kasih sayang..

Ayah..
Betapa mulianya hati mu..
Kau korbankan segalanya demi anak mu..
Kau banting tulang hanya untuk anak mu..

Kini ku berjanji untuk semua kerja keras mu..
Ku berjanji untuk semua kasih sayang mu..
Dan ku berjanji untuk ketulusan hati mu..
Bahwa aku akan selalu menjaga mu..
Aku akan selalu menyayangi mu hingga akhir hiup ku..

Terima kasih ayah untuk semua kasih sayang mu